Banyak orang ingin bekerja ke luar negeri karena peluang penghasilan dan pengalaman hidup yang lebih baik. Namun, kesalahan persiapan calon pekerja migran masih sering terjadi. Karena itu, Anda wajib mengenali risiko sejak awal dan mengurus perlindungan resmi seperti program Pekerja Migran Indonesia agar lebih aman.
Mulai dari jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua, pekerja migran akan mendapatkan perlindungan maksimal. Manfaatnya pun meliputi pemberian uang uang tunai, layanan kesehatan, hingga beasiswa. Pekerja pun bisa lebih tenang karena terdapat akan ada jaring pengaman di masa tersulit sekalipun.
Kesalahan Persiapan Calon Pekerja Migran
Kesalahan persiapan kandidat pekerja migran membuat proses keberangkatan berantakan, bahkan berujung masalah hukum dan kerugian finansial. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dan wajib dihindari.
1. Berangkat Tanpa Jalur Resmi
Salah satu kesalahan calon pekerja migran yang paling berbahaya adalah menerima tawaran kerja lewat jalur tidak prosedural. Banyak orang tergoda iming-iming proses cepat, biaya murah, atau janji penghasilan tinggi, padahal dokumennya tidak sah.
Akibatnya, calon pekerja bisa masuk kategori PMI non prosedural karena dokumen tidak lengkap, manipulasi data, tidak memakai visa kerja, dan berangkat lewat bantuan oknum.
Risikonya pun serius, mulai dari rawan penipuan, eksploitasi, dan upah tidak dibayar. Bahkan, bisa terjadi penangkapan, penahanan, deportasi, serta tidak mendapat perlindungan hukum dan asuransi kerja.
2. Tidak Mengecek Legalitas Lembaga Penyalur
Kesalahan persiapan berikutnya yaitu asal mendaftar ke lembaga penyalur tanpa mengecek izin resmi. Padahal, lembaga yang tidak terdaftar bisa membawa calon PMI ke penempatan ilegal. Karena itu, calon pekerja perlu mengecek apakah lembaga penyalur terdaftar di BP2MI dan memiliki izin resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan.
3. Tidak Siap Bahasa dalam Kerja
Melansir KP2MI, pelatihan sebelum bekerja di luar negeri sangat penting. Sebab, banyak tenaga kerja bermasalah karena berangkat tanpa keterampilan dan kemampuan bahasa asing. Padahal, hambatan bahasa bisa memicu banyak masalah seperti berikut.
- Salah menangkap instruksi atasan.
- Kesalahan kerja yang berujung teguran atau pemutusan kontrak.
- Sulit menyampaikan keluhan atau kondisi kesehatan.
- Rasa terasing dan kesepian.
- Rawan eksploitasi karena tidak paham hak kerja.
Ini termasuk kesalahan persiapan calon pekerja migran yang sering diremehkan. Selain itu, pelatihan bahasa yang minim, motivasi belajar rendah, serta metode belajar yang kurang tepat dapat memperparah situasi.
4. Mengabaikan Kontrak, Dokumen, dan Status Izin Tinggal
Banyak calon pekerja menandatangani kontrak tanpa membaca detail gaji, jam kerja, hak cuti, tunjangan, dan kewajiban. Ini adalah kesalahan persiapan calon pekerja yang sering memicu konflik.
Selain itu, pekerja bisa berubah status menjadi ilegal meskipun awalnya berangkat resmi. Misalnya karena overstay, kabur dari tempat kerja, dan bekerja tidak sesuai visa. Ketika status berubah ilegal, pekerja akan kehilangan perlindungan hukum, rawan kekerasan, dan bisa terkena deportasi.
Ayo, Hindari Kesalahan Persiapan Calon Pekerja Migran!
Intinya, kesalahan persiapan pekerja migran sering terjadi karena calon pekerja kurang teliti dalam urusan legalitas hingga perlindungan sebelum berangkat. Jika ingin berangkat dengan lebih percaya diri, mulailah menyiapkan jalur resmi, keterampilan, dan dokumen sejak awal agar perjalanan kerja lebih aman dan terarah.
Sebagai langkah untuk mengurangi risiko, program Pekerja Migran Indonesia BPJS Ketenagakerjaan bisa menjadi bentuk perlindungan. Program ini menyediakan Jaminan Kecelakaan Kerja berupa uang tunai dan pelayanan kesehatan jika terjadi kecelakaan atau penyakit akibat lingkungan kerja.
Selain itu, ada Jaminan Kematian (JKM) untuk ahli waris, serta Jaminan Hari Tua (JHT) berupa akumulasi iuran ditambah hasil pengembangan yang dapat dicairkan saat pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap. Ayo, minimalkan kesalahan demi lingkungan kerja yang aman dan nyaman!
